Apabila suami tidak sabar dalam menghadapi sikap istrinya yang buruk, maka akan mudah sekali terjadi kericuhan dalam rumah tangga karena tidak bisa mengontrol emosinya ketika terjadi hal-hal yang tidak enak dari sikap, kelakuan dan perbuatan istrinya. Alhasil, Nabi Ayub akhirnya ingin melaksanakan sumpah, karena janji dan sumpah memang tak mungkin diingkari. Tapi, mengingat kesetiaan dan kesalehan si wanita, Allah Subhanahu wa ta’ala yang Maha Penyayang langsung mengajari, bahwa Nabi Ayub tetap dapat melaksanakan sumpah memukul istri 100 kali, tapi hendaknya tak menyakiti. Suami bisa memberikan pemahaman dasar yang diperlukan dalam rumah tangga. Jika suami tidak mampu, suami wajib mencarikan seseorang yang bisa mengajarkan istrinya. Apabila suami tidak mengajari dan mengupayakan hal tersebut, suami akan mendapat dosa. Allah berfirman dalam Surah At-Tahrim ayat 6 dan dalam Surah Taha ayat 132, tanya si iblis kepada Rahmah. Rahmah menjawab, "Itu suamiku, yang sedang menggaruk lukanya." Saat itulah, setan menggoyahkan kesetiaan Rahmah dengan mengingatkan betapa gagah, tampan, dan kayanya Nabi Ayyub dulu. Tapi, kini Nabi Ayyub AS bukanlah seorang pria yang seperti itu lagi. Nabi Ayyub AS kini bukanlah siapa-siapa, ia lemah. 1. Suami Harus Selalu Sabar. Pertama, suami harus sabar. Hal ini telah dicontohkan oleh Khalifah Ummar bin Khattab. Suatu ketika, seorang lelaki pernah menuju rumah Umar RA untuk mengadukan perilaku istrinya yang sering marah. Sampai di sana, istri Umar RA juga sedang marah dan beliau pun hanya diam. Laki-laki mungkin kadang nggak ngerti, seorang perempuan mau menjaga, mau berkorban, menutupi aib, tapi malah dianya sendiri memutarbalikkan fakta, seolah-olah kita sebagai perempuan nggak Terutama kebesaran hati suami yang menerima bagaimanapun sosok istrinya. Memiliki istri lanjut usia yang memiliki penyakit kejiwaan, suami brondong tetap dengan sabar merawatnya. Bahkan ia tak pernah mengeluh sedikitpun meski banyak orang yang mencibir keduanya. Meski terasa sulit, namun rasa sabar sangat diperlukan saat menghadapi suami yang sedang emosi dan marah, Ma. Pahami bahwa sedang ada masa sulit yang tengah dirasakan oleh suami. Oleh sebab itu, apabila Papa tampak menjauh, lebih diam dari biasanya atau bahkan justru meledak-ledak, cobalah untuk tetap tenang dan mengerti. 4viuiyF.